Pemkot Sorong Realisasikan Ruang Taman Hijau Tahun 2018

0
370

Kobarpapua.com, Sorong  –  Rencana membuka Ruang Taman Hijau (RTH) yang telah direncanakan sejak jauh hari oleh Pemerintah Kota Sorong akan terealisasi tahun 2018.

Keputusan Walikota Sorong untuk membuka lahan ruang terbuka hijau, melalui Forum Group Discusion (FGD) ke—III yang membahas penyusunan Desain Kawasan dan DED RTH P2KH Kota Sorong yang bertempat di Aula Anggrek guna menentukan area yang akan menjadi RTH.

“Ada tiga kawasan yang akan dibuka untuk RTH antara lain, RTH—Terminal, RTH—Depan Bandara Deo (Sepanjang depan Bandara Deo) depan hotel Fave dan RTH—Alun-Alun Kota yang bertempat di depan kantor Walikota Sorong,” Ujar Kepala bidang Pembangunan Bappeda Kota Sorong, Thomas Jitmauw dalam Focus Group Discusion (FGD) di Sorong 31 Oktober 2017.

Berdasarkan Undang-undang No. 26 tahun 2007 tentang penataan ruang menyebutkan bahwa 30% wilayah kota harus berupa RTH yang terdiri dari 20% publik dan 10% privat. RTH publik adalah RTH yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah daerah kota/kabupaten yang digunakan untuk kepentingan masyarakat secara umum yang berfungsi untuk perlindungan habitat tertentu atau budidaya pertanian dan juga sebagai sarana tempat bersantai  masyarakat.

Kenyataan kami dikota sorong tidak ada ruang publik yang menunjang lancarnya membuka RTH dikarenakan kendala minimnya lahan, itu merupakan merupakan faktor utama,”Katanya.

Sesuai Keputusan Kementrian memperuntukkan kota sorong membuka ruang lahan terbuka hijau seperti yang telah di lakukan kota-kota besar yang lain, karena RTH yang baik secara alami (telah ada) ataupun buatan diharapkan dapat menjalankan empat 4 fungsi yakni: Fungsi ekologis sebagai paru-paru kota, pengatur iklim mikro, sebagai peneduh, memberi oksigen, penyerap air hujan, penyedia habitat/satwa, penyerap air ke tanah, serta penahan angin, ungkap Thomas.

“Warga kota sorong butuh itu, hanya saja kami mengalami kendala-kendala seperti yang saya bilang tadi, yaitu lahan, maka tiga area tadi yang anak dijadikan ruang Taman Hijau, itu keputusan Walikota Sorong,”Kata dia.

Disinggung soal anggaran yang disediakan, lanjut Thomas, Dana dibiayai olah Pusat , dalam DED atau sisi perencanaan diusulkan sekitar Rp. 12.486.000.000.00 dan akan dibawa ke – Kementrian, sementara realisasi pekerjaan fisik operasionalnya itu dimulai tahun 2018 yang dalam pengerjaannya melibatkan pihak Konsultan dari PT. EKADELTA.

“Pemerintah Pusat menyiapkan anggaran tetapi Pemerintah Kota Sorong akan menyiapkan lahan, sesuai Surat Keputusan Walikota ada tiga lahan yang akan dibuka untuk Ruang Taman Terbuka/Hijau,”tutupnya. (Marni/Hp )

Forum Group Discusion (FDG) yang berlangsung dihadiri:

Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sorong

Bappeda Kota Sorong

Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Sorong

Distrik Sorong Timur

Lurah Remu Selatan

Lurah Kladufu

Konsultan Hukum Pemerintah Kota Sorong

Dispora

HMI

Forum Komunikasi Hijau

Komunitas TB2M

Bank Sampah Sorong Raya

Forum Komunitas Gaul.

Yayasan Misool Baseftin

PLAY (Pecinta Anak Yatim)

Kwarcab Pramuka

GP ANSOR

Randall Cipta Karya Papua Barat

Satker PBL Cipta Karya Papua Barat

Konsultan PT. EKADELTA

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.