Pemda Harus Perhatikan Anak Asli Papua

0
133
Salah satu tokoh intelektual Papua-Papua Barat, Josep Faan, ST/Insert Photo : Laurent R

Sausapor, (Tambrauw), Kobarpapua.com – Ada dana otonomi khusus namun rakyat Papua masih banyak yang jadi pengangguran. Salah satu tokoh intelektual Papua-Papua Barat,  Josep Faan, ST berharap kepada seluruh pimpinan kepala daerah baik bupati/walikota maupun Gubernur Papua dan Papua Barat untuk memberikan perhatian khusus kepada anak-anak asli Papua dengan mempekerjakan mereka di setiap lapangan kerja sehingga mereka dapat pekerjaan yang layak dan tidak ada lagi pengangguran.

“Kalau kita lihat di setiap titik banyak sekali anak-anak asli Papua masih menganggur karena belum memiliki kerja padahal ada dana Otsus yang dikhususkan untuk pemberdayaan anak-anak asli Papua,  kemanakah dana itu,” ungkapnya kepada media ini di kediamannya di Sorong, pekan lalu.

Menurutnya pemerintah kabupaten dan propinsi belum maksimal menangani pemberdayaan terhadap anak-anak asli Papua karena terbukti jelas bahwa sampai hari ini banyak anak-anak Papua masih menderita di atas tanahnya sendiri.

Persoalan, seperti ini, katanya, jangan dipandang sebelah mata tetapi mestinya menjadi bahan evaluasi rutin setiap kepala daerah sehingga dalam penyusunan program kerja maupun aktualisasi program benar-benar relevan dan menyentuh anak-anak asli Papua.

“Ini bukan kali pertama harapan seperti ini yang dimuat media massa.  Sudah banyak bentuk harapan yang telah disampaikan oleh pemerhati anak-anak Papua namun belum terdengar sampai kepada telinga para pemimpin negeri ini. Semestinya para pemimpin tanah ini tanggap dan sikapi setiap persoalan yang ada,” katanya.

Dirinya berharap kepada setiap pemimpin daerah di tanah Papua maupun Papua Barat mulai dari bupati/walikota sampai gubernur agar segera tanggap dan sikapi persoalan ini dengan sebuah tindakan pasti yakni memperhatikan anak-anak asli Papua. (Laurent/KPC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.