Pahlawan Terlupakan “Tan Malaka”

0
200

Tan malaka dia adalah penggagas awal Republik Indonesia gigih menentang kolonialisme  sebagian besar hidupnya dalam pengusiran dan pembuangan.

Penulis : Fiqih Khoirun Nisa ( Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang )

Kobarpapua.com – Kemerdekaan adalah suatu perjuangan yang memiliki ribuan nama, banyak sosok yang tidak tercatat salah satunya yaitu Tan Malaka. Bapak republik yang memegang peran besar dalam kemerdekaaan bangsa indonesia. Nama-nama tersebut diabaikan karna konflik idiologi yang bertentangan, pahlawan nasional yang di coret dalam buku sejarah kita.  Memperjuangkan kemerdekaan dengan segala daya diasingkan dan dibunuh, Tan malaka dia adalah penggagas awal Republik Indonesia gigih menentang kolonialisme  sebagian besar hidupnya dalam pengusiran dan pembuangan.

Tan Malaka merupakan keturunan suku Minangkabau, yang tinggal dipingir pantai Sumatra Barat. Dimana kehidupan bermasyarakat tempat ia tinggal memegang teguh adat istiadat dan peraturan yang berperan pada masa kecil Tan Malaka. Menempuh pendidikan di sekolah Hindia- Belanda di Bukit Tinggi Tan Malaka dikenal sebagai murid yang cerdas.

Pada masa remaja ketika berusia 16 tahun ia melanjutkan pendidikan di Negeri Belanda, di negeri inilah Tan Malaka mengenal politik dan sosialisme selama 6 tahun. Dan kembali keindonesia menjadi guru disebuah daerah Deli, Sumatra Utara. Berjuta-juta rakyat tertindas dan diperas tenaganya tidak dapat pendidikan dan inilah menjadi sebuah titik fokus tan malaka untuk mengajar pendidikan. Tetapi ini menjadi ancaman bagi Kolonial Belanda, dan kemudian Tan Malaka di buang ke Belanda.

Mengajari anak-anak indonesia saya anggap pekerjaan yang tersuci dan terpenting” (Tan Malaka)

Menurutnya guru adalah suatu profesi yang sangat terpenting, karena baginya kemerdekaan rakyat hanya dapat diperoleh dengan pendidikan kerakyatan. Membentuk rakyat yang berkepribadian, berfikir mandiri, dan harus terjun dalam aksi politik. Tidak mungkin bangsa ini sejajar dengan bangsa-bangsa lain, kalau otak dan pendidikannya tidak ada kata beliau.  Sampai saat ini pun, bagai mana bisa menjadi negara maju jikalau pendidikan di Indonesia masih terbelakangi.

Dengan pemikiran yang jernih dan hati tangguh ia mengambil tindakan terjun sepenuhnya ke dalam medan politik berjuang melawan sistem kapitalisme dari kolonialisme yang menjajah bangsanya.

Tan Malaka dikenal sebagai sosok yang misterius sepanjang sejarah di Indonesia banyak kegiatan politik yang didalam dan diluar negeri hanya diketahui secara samar. Jauh sebelum kemerdekaan tokoh ini telah menuliskan gagasan besar Menuju Republik Indonesia sebagai satu kesatuan. Pada 21 Februari 1949 Tan Malaka tewas dieksekusi di kaki Gunung Wilis, Kediri, Jawa Timur. Pada 1963 namanya diabadikan sebagai Pahlawan Nasional. (Fiqih Khoirun Nisa/UMM/KP)

Fiqih Khoirun Nisa, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang / Insert Photo : Istimewa

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini