Dewan Pers : Tabloid Indonesia Barokah Bukan Perusahaan Pers

0
136

KOBARPAPUA.COM, JAKARTA – Dewan Pers telah merekomendasi bahwa Tabloid Indonesia Barokah dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan pers. Rekomendasi itu pun telah disampaikan ke pihak kepolisian.

Rekomendasi Dewan Pers dikeluarkan setelah dilakukannya ralat pleno pada pada 29 Januari 2019. Dan menyatakan Tabloid Indonesia Barokah tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan pers berdasarkan UU nomor 40 tahun 1999 tentang pers, peraturan Dewan Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Selain itu, bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh tabloid itu, Dewan Pers mempersilakan untuk menggunakan undang-undang lain di luar UU Pers, karena dilihat dari sisi administrasi dan konten, Indonesia Barokah bukan Pers.

Terkait dengan rekomendasi Dewan Pers, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri masih mempelajari hasil rekomendasi Dewan Pers soal konten Tabloid Indonesia Barokah.

“Sudah diterima (hasil rekomendasi Dewan Pers). Dipelajari dulu oleh tim dari Ditpidum,” kata Brigjen Dedi, di Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menyatakan bahwa konten tabloid tersebut bukan merupakan pelanggaran pemilu. Meski demikian, Bawaslu terus melakukan penelusuran.

Bawaslu telah berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia dan sejumlah masjid agar tidak mengedarkan Tabloid Indonesia Barokah.

Tabloid Indonesia Barokah tercatat telah disebarkan secara masif dan gratis di sejumlah pesantren dan masjid di kawasan DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. (RED)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.