Tsunami 2 Meter Melanda Palu dan Donggala Pasca di Guncang Gempa

0
159
Kejadian Stunami di Pesisir Pantai Utara Sulawesi / Insert Photo : Istimewa

KOBARPAPUA.COM, JAKARTA – Gempa besar berkekuatan 7,7 yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) dipastikan disertai tsunami.

Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono memastikan bahwa tsunami terjadi cukup tinggi.

“Kami belum data konkret, tapi ketinggian antara 1,5 meter sampai 2 meter,” kata Rahmat, Kepada awak media.

Menurut BMKG, tsunami terjadi di Palu, Donggala, dan Mamuju. Namun, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah ada korban atau jumlah kerugian akibat tsunami.

Gempa bumi yang melanda Palu, Donggala dan sekitarnya, Jumat (29/8/2018) petang, menyebabkan kerusakan parah.

Gempa berkekuatan 7,7 SR ini juga mengakibatkan kerusakan fasilitas milik Airnav Indonesia.

Kabin tower lantai 4 di Bandara Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie roboh sehingga peralatan komunikasi tidak dapat diselamatkan.

“Saat ini belum dapat dilakukan koordinasi denga tim Airnav Palu, karena jaringan seluler tidak beroperasi,” kata GM Airnav MATSC, Novy Pantaryanto.

Novy mengatakn, gempa ini juga menyebabkan seorang karyawan Airnav Indonesia yang sedang bertugas di tower mengalami patah kaki dalam proses evakuasi.

“Airnav Indonesia cabang Makassar akan mengirimkan peralatan dan teknisi malam ini dari Poso untuk membantu kondisi di Palu,” jelasnya.

Patahnya tower juga menyebabkan pelayanan navigasi tidak bisa diberikan, sehingga bandara harus ditutup.

“Masih terdapat beberapa penerbangan menuju Palu yang akan dibatalkan. Untuk sementara bandara tutup sampai besok sore jam 19.20 WITA,” pungkasnya. (***)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.