Menteri ESDM Ditunggu Rakyat Tambrauw

0
152
Lokasi di Bandara Douglas Mac Arthur, Werur Kabupaten Tambrauw /Insert Photo ; Laurent R

Sausapor (Tambrauw), Kobarpapua.com – Menteri ESDM RI, Igantius Jonan sedang ditunggu kedatangannya oleh ribuan rakyat di Kabupaten Tambrauw Papua Barat. Kehadiran Menteri di Tambrauw, sesuai rencana akan meresmikan Bandar Udara di Kabupaten Tambrauw diberinama Douglas Mac Arthur dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).

Tentu, kedatangan Menteri ESDM ke Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat masih menunggu jawaban. Sedangkan pihak panitia yang diketuai Kepala Bappeda, Ir. Abdul Malik Kastela, SH telah mempersiapkan semua kegiatan peresmian.

Bandar Udara yang berada di Werur Kabupaten Tambrauw Peninggalan Pangkalan Udara Sekutu Amerika Serikat ditemukan penduduk kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat siap diresmikan Menteri ESDM Ignatius Jonan.

Bandara ini telah menempati urutan bandara ke 144. Sebagaimana Data Dinas Perhubungan RI, pada tahun 2002 Menteri Perhubungan R.I membuat Keputusan dengan nomor 44 tahun 2002 tanggal 7 Agustus 2002 tentang tatanan kebandar udaraan nasional. Dalam keputusan itu Bandar Udara Werur di Kabupaten Tambrauw menempati urutan 144 dari 187 bandara di Indonesia.

Bandara Werur Tambrauw terhitung menempati urutan 21 dari 64 bandara di Tanah Papua. Tahun 2010 ini sudah pasti bahwa di Tanah Papua ini bandara yang tergabung lebih dari 64 sebab ada bandara lain yang baru dibangun. Perlu diketahui dari 64 lebih bandara yang ada di Tanah Papua ini 99% mempunyai landasan pacu tunggal (single run way) termasuk di daerah Maluku. Tetapi hanya ada satu satunya bandara di Tanah Papua dan Maluku yang memiliki landasan pacu ganda adalah bandara Werur di Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat.

Menurut Bupati Gabriel Assem, Bandara Werur dibangun di tanah bekas pangkalan militer sekutu saat Perang Dunia II. Luas tanah bandara diperkirakan mencapai 2000 hektar dengan total anggaran Rp. 36 miliar terdiri dari Rp.30 miliar disiapkan Kementrian Perhubungan. Sedangkan pembebasan lahan ditangani Pemda setempat dari APBD.

Sekda Tambrauw Engelbert Kocu, MM

Pada tempat terpisah, Sekda Kabupaten Tambrauw, Engelbert Kocu, MM menegaskan, dalam waktu dekat pihak Pertanahan Pusat bekerjasama dengan MAPI dari Jakarta dan Pejabat FJPP melakukan pengukuran tanah bandara sehingga bisa melunasi ganti rugi lahan kepada pemilik hak ulayat secara bertahap. “Proses pembayaran ganti rugi tanah Bandara sesuai hasil pengukuran Tim BPN, Mapi dan FJPP,” kata Sekda.

Data yang diperoleh media ini yakni pangkalan udara Perang Dunia II itu dibangun sekutu di dua tempat yang sangat berdekatan. Bandara besar dibangun tepatnya di desa Werur dan bandara kecil dibangun di Pulau dua yang jarak antara bandara satu dengan yang lain hanya sekitar 5,3 km. Bandara kecil di Pulau Dua panjangnya 800 meter, sedangkan bandara di desa Werur panjangnya 3000 meter, sudah dikerjakan 1300 meter dengan dua landasan pacu ( Crosed Parallel Runway).

Keberadaan Bandara membuat Bupati Gabriel Assem membuktikan tekadnya mengubah pola pikir dan peradaban manusia dari keterbelakangan, kemiskinan, kesehatan dan pendidikan dengan pelbagai cara yang sangat tepat. Kemajuan pembangunan di segala sektor adalah bukti nyata terlaksananya visi dan misi Bupati Kabupaten Tambrauw dua periode.

“Hal ini juga tidak terlepas dari kerja sama yang baik seluruh elemen masyarakat dan pelbagai pihak, termasuk investor domestik maupun mancanegara dalam upaya pengembangan sumber daya alam dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional. Pemda Tambrauw ingin membuktikan tekad mencerdaskan anak-anak Papua agar kelak mampu mengelola SDM Papua yang kaya raya di Kabupaten Tambrauw,” terang Bupati.

Data sejumlah peneliti dari beberapa Universitas ternama di Indonesia yang berdatangan ke Tambrauw mengatakan Kabupaten Tambrauw akan berkembang pesat dalam bidang ekonomi, Teknologi, pariwisata, pertanian, perdagangan dan pusat pelabuhan udara international, memiliki kekayaan alam yang kaya raya. Kabupaten Tambrauw ibarat Raksasa yang masih tertidur. (Laurent R/KPC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.