Komnas PA: Oknum Guru Paruh Baya di Sorong Patut Terancam Kebiri

0
65
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait

Kobarpapua.com, Jakarta –  Mengingat YG (53) seorang berprofesi sebagai pendidik dan telah menjadi residivis kejahatan seksual terhadap murid-muridnya,   atas perbuatan yang tidak bermoral ini,  Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai Lembaga Independen yang memberikan pembelaan dan perlindungan Anak di Indonesia patut mendesak Polres Sorong untuk menjerat pelaku dengan Ketentuan UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penerapan Perpu No. 01 Tahun 2016.

Dengan demikian Jaksa Penuntut Unum (JPU) dapat menuntut pelaku dengan  pidana 20 tahun penjara dan tambahan hukuman KEBIRI melalui suntik kimia, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak menjawab wartawan di Jakarta, Selasa (30/01/18) .

Arist mengingatkan aparatus penegak hukum di Sorong bahwa kejahatan seksual yang dilakukan YG merupakan kejahatan kemanusiaan dan tidak bermoral  serta  oleh hukum yang diatur dalam UU No. 17 Tahun 2016 dinyatakan sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) setara dengan tindak pidana korupsi, terorisme dan Narkoba maka untuk penegakan hukumnya tidak ada kata Damai yang dibungkus dengan pendekatan adat. Kasus ini harus ditangani secara luar biasa dan berkeadilan bagi korban. (RED/KP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini