Berkomunikasi dengan Orang Depresi, Hindari Kalimat Ini

0
164

Kobarpapua.com – Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), depresi merupakan penyakit umum di seluruh dunia dan menjadi penyebab utama ketidakmampuan individu melakukan sesuatu. WHO memperkirakan ada 350 juta orang di seluruh dunia terkena depresi, mengutip laman Medical News Today.

Depresi berbeda dari perubahan suasana hati naik-turun yang normal dirasakan oleh individu ketika menghadapi berbagai hal dalam hidup. Hingga saat ini para ahli masih belum benar-benar mengetahui penyebab depresi.

Laman Medical News Today mencatat, depresi muncul karena perpaduan faktor keturunan, biologis (perubahan kadar neurotransmitter), lingkungan, dan psikososial. Masing-masing faktor atau pun kombinasi beberapa faktor tersebut bisa mempercepat perubahan kimia otak sehingga mengarah pada gejala depresi. Namun, hal ini pun masih diperdebatkan oleh para ilmuwan.

Mengutip laman Mental Health Fitness, depresi bisa dialami oleh siapa saja, tak terbatas jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, serta latar sosio-ekonominya. Ketika seseorang pernah mengalami depresi, besar kemungkinan kondisi itu akan muncul kembali. Bahkan dampak depresi bisa menjadi semakin buruk bila diikuti dengan masalah kesehatan seperti diabetes, stroke, jantung, atau gangguan lain macam kecemasan atau penyalahgunaan narkoba.

Menghadapi anggota keluarga atau sahabat yang dilanda depresi tentu bukan hal mudah. Terkadang, karena kurang peka atau ketidaktahuan, kita malah melontarkan kata-kata yang keliru.

“Orang-orang masih belum benar-benar jelas mengenai apa itu penyakit mental,” ujar Kathleen Brannon.  ( Sumber : liputan6.com )

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.