Itamala Sari : “Acara TV , Sudahkah Mengedukasi Masyarakat”

0
289

Kobarpapua.com, Malang – Indonesia adalah negara yang begitu besar dan kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Indonesia memiliki keragaman budaya dan kebiasaan yang menjadi ciri khas setiap daerahnya.  Kebudayaan-kebudayaan Indonesia sudah banyak dikenal di kancah dunia. Dengan banyaknya fasilitas-fasilitas yang mendukung eksistensi kebudayaan Indonesia itu sendiri. Dunia Internasional sudah banyak yang mengakui betapa kayanya Indonesia dengan kebudayaan yang beragam. Bahkan Indonesia adalah salah satu negara yang banyak dipilih sebagai destinasi wisata.

Namun sayangnya, masyarakat Indonesia sendiri seakan lupa akan kekayaan alam dan budaya negaranya. Tidak sedikit warga negara Indonesia yang lupa akan sejarah, dan ciri khas tanah kelahirannya. Termasuk anak muda yang diharapkan dapat menjadi penerus bangsa, justru banyak mengikuti kebudayaan luar yang dikhawatirkan dapat menggeser kecintaan mereka pada tanah airnya sendiri. Tindak-tindak kriminal pun banyak dilakukan oleh remaja di bawah umur. Yang seharusnya mengisi hari-hari mereka dengan hal-hal yang positif dan berguna.

Peristiwa ini merupakan suatu hal yang harus segera di cari jalan keluarnya. Karena ini menyangkut masa depan Indonesia yang gemilang di masa mendatang. Segala aspek harus di teliti lebih dalam dan diperbaharui. Salah satunya Acara Televisi Indonesia yang harus dibenahi. Karena masyarakat Indonesia gemar dan banyak yang mengisi waktu mereka dengan menonton televisi, yaitu  dari berbagai kalangan dan usia. Acara Televisi Indonesia sekiranya harus dapat memberikan edukasi kepada para penontonnya. Mengajak masyarakat dan anak-anak Indonesia untuk berfikir kreatif, positif dan ceria. Dengan tontonan-tontonan yang bermutu dan berjiwa edukasi untuk calon penerus bangsa.

Karena suatu pembelajaran tidak hanya harus mereka dapatkan dari sekolah. Tetapi dari acara-acara televisi yang kerap mereka tonton setiap hari. Sebuah tontonan merupakan pelajaran yang sangat dekat dengan kehidupan yang sesungguhnya. Sehingga mudah untuk para penontonnya untuk mencontoh atau mengaplikasikannya dalam kehidupan mereka. Baik tontonan yang positif maupun negatif. Terlebih lagi di saat anak-anak Indonesia melihat acara televisi tanpa pantauan orang tuanya, sehingga mereka tidak dapat membedakan hal yang dapat mereka contoh dan hal yang harus mereka hindari.

Acara Televisi Indonesia sangat minim akan unsur edukasi. Sebaliknya, banyak mengandung sensasi. Bahkan tidak sedikit acara televisi Indonesia yang mengadopsi serial-serial atau acara dari luar negeri.  Hal ini membuktikan akan kurangnya kreativitas dan produktivitas dari anak-anak bangsa. Selain itu, para presenter atau host dalam acara televisi harus banyak dibenahi. Karena mereka harus dapat memberikan informasi dengan akurat. Tidak hanya sekedar membicarakan hal yang belum tentu terjadi dan tidak memiliki bukti. Seorang presenter atau host harus tahu betul peran mereka terhadap pandangan penonton akan suatu berita atau acara. Mereka berperan memberikan informasi yang jelas dan akurat, serta tetap memberikan unsur edukasi kepada para penontonnya. Sehingga sedikit banyak mengurangi dan mencegah hal negatif terjadi antar kalangan masyarakat Indonesia. serta dapat mendukung kemajuan bangsa dan kreativitas para penonton. (Itamala Sari/UMM/KP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.