Bursa Inovasi Desa di Tambrauw dihadiri 216 Kepala Kampung

0
188
Photo Bersama Bupati Gabriel dengan para Kepala Kampung/Insert Photo : Laurent R

Sausapor (Tambrauw), Kobarpapua.com – Bupati Kabupaten Tambrauw, Gabriel Asem, SE.MSi mengajak seluruh rakyat dan 216 Kepala Kampung di Kabupaten Tambrauw untuk menggunakan dana desa sebaik-baiknya demi kesejahteraan rakyat sebagaimana harapan Presiden Republik Indonesia , Ir. Joko Widodo “Rakyat Harus Sejahtera”.

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Tambrauw, Gabriel Asem, SE.MSi kepada  seluruh masyarakat Tambrauw di Sausaupor pekan ini. Menurut Bupati, sudah saatnya, Kabupaten Tambrauw berbenah diri mengoptimalkan dana desa untuk kemajuan desa dan kesejahteraan rakyat. “Kita semua harus tahu Kementerian Desa PDTT telah meluncurkan Program Inovasi Desa (PID).

Program ini ada karena banyak desa dianggap belum memiliki kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) terutama kapasitas aparatur desa atau kampung dan masih lemah dalam kemampuan tata kelola desa. Program Inovasi Desa atau Kampung ini didampingi tenaga pendamping agar mempercepat peningkatan kesejahteraan warganya,”terang Gabriel.

Bupati Tambrauw, Gabriel Asem, SE, M.Si mendapat pengalungan bunga dari Putri Pariwisata Papua Barat di Tambrauw/Insert Photo : Laurent R

Pernyataan sikap Bupati Tambrauw Gabriel Asem, SE.MSi saat membuka program kerja “Bursa Inovasi Desa 2017” di Sausapor ini bermaksud menyadarkan aparat kampung agar dapat menggunakan dana triliun rupiah untuk membangun kampungnya bukan untuk kepentingan pribadi.

Tahun sebelumnya, Pemda telah melakukan pemenuhan dan peningkatan infrastruktur kampung yang berhubungan langsung dengan peningkatan perekonomian kampung seperti jalan, jembatan dan berbagai infratsruktur yang bakal mendongkrak mobilitas ekonomi warga kampung

Pemenuhan infrastruktur juga dimaksudkan untuk meningkatkan kedekatan hubungan sosial masyarakat. Pendampingan dalam PID juga bakal mefasilitasi penguatan Manajemen, Pendampingan, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD).

Harapan Bupati, adanya peningkatan kualitas SDM maka diharapkan menjadi motivator bagi peningkatan kapasitas produksi warga kampung dalam membangun kampungnya.

Kata Bupati, peningkatan SDM bukan hanya diukur dari peningkatan pendapatan saja melainkan juga mendorong terjadinya pengurangan beban biaya. Peningkatan kualitas SDM juga bakal mendorong warga desa lebih aktif meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan dasar dalam penyelenggaraan pembangunan desa.

Bupati Tambrauw Gabriel Asem saat ditemui usai kegiatan Bursa Inovasi Desa mengatakan dari Tahun 2015-2017 dana kampung diperuntukan untuk pembangunan fisik khususnya rumah-rumah tinggal dan infrastruktur jalan di kampung-kampung.

Pada tahun 2018, kata Gabriel, PID difokuskan pada peningkatkan ekonomi kerakyatan di kampung-kampung antara lain pariwisata, pertanian, pertenakan, perkebunan, dan lain-lain.

Sementara itu kordinator  PMDPK Propinsi Papua Barat Jefry Kareth SE,mengatakan dirinya mengapresiasi kegiatan Bursa inovasi desa yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMDPK) Kabupaten Tambrauw karena Kabupaten Tambrauw merupakan kabupaten ke-3 yang melakukan Bursa Inovasi Desa dari 12 kabupaten yang ada di Papua Barat sesudah kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Manokwari. Hal palpendampingan PID bakal membawa berbagai inovasi atau kebaruan dalam praktik pembangunan dan mendorong penguasaan pengetahuan pada warga desa

Jefry Kareth mengatakan untuk papua barat, dana desa sebesar Rp.1,3 Triliun. Sedangkan bantuan dana desa Kabupaten Tambrauw tahun 2017 sekitar Rp.160 Miliar.

Kordinator pemberdayaan  Masyarakat dan pemerintahan Kampung Propinsi Papua Barat berharap dengan program inovasi Desa ini dapat membantu meningkatkan taraf ekonomi dan meningkatkan kapasitas masyarakat agar dapat memahami kebutuhan masyatakat di Kabupaten Tambrauw. (Laurent R/KPC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.