Bupati Sorong Panen Perdana Hasil Perluasan Cetak Sawah di Kampung Malawis

0
71
Panen perdana padi hasil kegiatan perluasan sawah di Kampung Malawis, Distrik Klayili seluas 25 Ha oleh Bupati Sorong / Insert Photo : DT

KOBARPAPUA.COM, AIMAS (KABSOR) – Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru, SH, M.Si laksanakan  panen perdana padi hasil kegiatan perluasan sawah di Kampung Malawis, Distrik Klayili seluas 25 Ha. Bupati Sorong didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ir. B. Halatu, M.Si, Dandim 1704 Sorong, serta Danramil Makbon.

Bupati menyambut positif dan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Kampung Malawis yang sudah dapat menikmati jerih payah yang dilakukan selama ini yaitu hasil panen perdana padi.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Bupati kepada pihak TNI yang telah membuka lahan areal persawahan bagi masyarakat, juga kepada Kementrian Pertanian lewat membantu pengadaan alat persawahan.

Bupati menambahkan semoga kedepannya kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian rakyat ini tidak berhenti, namun harus berkelanjutan dan dapat ditingkatkan lagi hasil panennya di tahun-tahun selanjutnya, ungkap Bupati Sorong.

Sementara, Sekertaris Desa Malawis, Adi Mayor berharap kiranya Pemerintah dapat membantu penambahan jumlah mesin dan saluran irigasi primer untuk meningkatkan pengelolaan sawah desa dan dapat membantu dalam proses penjualan beras.

Sarman P. Kubewa, SP selaku Ketua Tim Pelaksana Lapangan mengatakan tujuan dari penyelenggaraan perluasan sawah merupakan salah satu program kerja Presiden RI yaitu perluasan cetak sawah. Menurut Sarman Kubewa sudah banyak lahan persawahan yang dialihfungsikan.

Kabupaten Sorong mendapat alokasi perluasan areal persawahan seluas 292 Ha yang terdiri dari Distrik Mayamuk 15 Ha, Distrik Salawati 44 Ha, Distrik Moysegen 69 Ha, Distrik Malabotom 139 Ha, dan Distrik Klayili 25 Ha.

Bantuan kepada masyarakat yang diberikan untuk menunjang program kegiatan Perluasan sawah, berupa benih padi dan pupuk, serta alat mesin traktor roda dua dan pompa air pada tahun 2017 yang lalu. Panen perdana padi seluas 25 Ha yang di perkirakan akan menghasilkan 30 ton beras yang dapat di nikmati oleh masyarakat Distrik Klayili.

Pada kesempatan, juga hadir perwakilan Distrik Klayili, Tokoh Agama dan Tokoh Adat, para Penyuluh, serta Kelompok Tani Marimoi. (DT/Erick/hp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.