Peringati HUT Ke-16, Pemkab Raja Ampat Gelar Upacara

0
32
Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE

KOBARPAPUA.COM, WAISAI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Raja Ampat Ke-16, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menggelar upacara bendera, yang bertempat, di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Kamis (9/5/2019).

HUT Kabupaten Ke-16, Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE menjadi Inpektur upacara.

Bupati Abdul Faris Umlati, SE, dalam sambutan mengajak semua pihak untuk menaikan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas tuntunan-Nya Kabupaten Raja Ampat berusia yang Ke – 16 Tahun pada hari ini.

“Tanggal 9 Mei 2013, Raja ampat lahir sebagai daerah otonomi baru, dan 9 Mei 2019 kabupaten ini genap 16 tahun, pada hari ini kita semua berkumpul untuk mengenang, mengingat sejarah panjang kabupaten ini, dan yang paling penting kita mau merekfkesikan dan mengevaluasi gerak dinamika baik perubahan, perkembangan, kemajuan maupun tantangan – tantangan yang dihadapi dalam membangun kabupaten ini, ”kata AFU

Diketahui, saat ini Kabupaten Raja Ampat terbagi atas 117 kampung, 24 diatrik dan 4 kelurahan, jumlah ini tentunya akan berubah seiring dengan adanya upaya usulan pemekaran kampung dan distrik guna mendekatkan pelayanan dan pembangunan.

Untuk menyukseskan pembangunan tersebut maka melalui kesempatan itu, AFU mengajak seluruh elemen masyarakat Raja Ampat mendukung pemerintah daerah dan bekerja secara nyata.

Ia juga memberikan apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak, diantaranya DPRD, TNI/Polri, ASN, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, Ci, TNC, dan NGO lainnya, juga warga masyarakat yang selama ini mendukung pemerintah dalam berbagai program dan kegiatan.

Selain itu, lanjut AFU, wajah Raja Ampat saat ini sudah jauh berbeda karena adanya upaya percepatan pembangunan. Banyak kalangan atau pihak menilai bahwa progres Raja Ampat sangat signifikan jika dinbanding kabupaten lain baik di Papua maupun Papua Barat.

Ditambahkan, salah satu perbandingannya yakni saat ini Raja Ampat tidak saja menjadi destinasi wisata dunia, tetapi juga menjadi tempat studi banding bagi Kabupaten/kota di Indoneaia.

“Selama ini banyak Kabupaten/kota, DPRD, Komunitas datang ke Raja Ampat guna melakukan studi. Ini menunjukan bahwa ada progres dan keunggulan yang dimiliki kabupaten ini, ” terangnya

Ia pun meminta maaf, bila selama kepemimpinannya terdapat kekurangan dan keterbatasan dalam pelayanan pembangunan pemerintahan, kiranya segala kekuarangan akan menjadi bahan evaluasi sehingga segera diperbaiki dan diperhatikan dalam proses pembangunan agar Raja Ampat semakin maju.

“Mari kita sama – sama melangkah, mewujudkan Raja Ampat yang lebih baik, lebih maju dan sejahtera. Sebagai anak Raja Ampat yang memegang teguh peradaban yang toleran dan santun. Mari ciptakan situasi dan kondisi yang aman, damai, nyaman, sejuk, bersih dan sehat, agar tanah ini terus dirindukan oleh semua insan, untuk datang dan menyaksikan pesona alam dan keramahan masayarakatnya”, tutupnya. @DJ

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.