Dorong Payung Hukum Alokasi Pendanaan Terhadap Masyarakat Adat Penjaga Hutan Papua

0
123

KOBARPAPUA. COM, MANOKWARI – Peneliti Pusat Penelitian Perubahan Iklim Universitas Indonesia, Sonny Mumbunan saat berbicara dalam sesi pleno 4 Konferensi Internasional Keanekaragaman Hayati, Ekowisata dan Ekonomi Kreatif (ICBE) 2018, Selasa (9/10) memaparkan bagaimana pendanaan terhadap masyarakat adat penjaga hutan dapat dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam APBN.

Ia menambahkan dalam mewujudkan hal tersebut, kedua Pemerintah Daerah di Tanah Papua dapat mendorong terbentuknya payung hukum di tingkat Nasional. Papua dan Papua Barat berpotensi untuk mendorong hal itu karena komitmen-komitmen yang mereka keluarkan selama ICBE 2018, ungkap Sonny Mumbunan.

Hans Mandacan

Sementara Hans Mandacan,  Pengelola Eco Tourism Pegunungan Arfak. Dirinya berbicara perihal bentuk ekowisata yang melibatkan masyarakat Pegunungan Arfak. Pola wisata dan pelibatan masyarakat yang digagas Hans telah mendatangkan ribuan wisatawan ke Pegunungan Arfak sekalipun akses jalan masih sulit, tutup Hans. (Red/KP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.