Ben Jombang Ingin Peradi Sorong Punya Sekretariat dan MoU Pemda

0
336
Benediktus Jombang,SH.,MH / Insert Photo : Yos

Kobarpapua.com, Sorong – Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Cabang Sorong akan melaksanakan musyawarah cabang (Muscab) pemilihan ketua DPC Peradi Sorong periode 2017-2021, pada 13 November 2017.

Sehubungan dengan  itu sejumlah kandidat ketua DPC Peradi telah mengambil formulir untuk maju dalam suksesi pemilihan. Salah satunya, Benediktus Jombang,SH.,MH yang telah mengambil formulir dan mengerahkan berkas pencalonannya pada Sabtu (4/11/2017) di Sekretariat Panitia Muscab Peradi Sorong, Jalan Jenderal Sudirman (Jalan Baru), Kota Sorong, Papua Barat.

Usai mengerahkan berkasnya, Benediktus Jombang mengatakan terpanggil mencalonkan diri bukan karena ambisi semata menjadi ketua Peradi Sorong, tetapi ia ingin agar ke depan ada perubahan di  Peradi Sorong.

“Jika saya dipercayakan teman-teman anggota peradi Sorong  menjadi ketua tentunya saya akan merealisasikan visi dan misi. Saya ingin  ke depannya ada perubahan,”jelasnya.

Jombang kemudian menyebut program yang akan direalisasikan pada tahun pertama ketika ia dipercayakan rekan-rekannya menahkodai peradi Sorong. Yakni, akan mengusahakan adanya gedung Sekretariat DPC PERADI Sorong. Membangun kerja sama kemitraan dengan Pemprov, Pemda Kota dan Kabupaten se-Papua Barat.

“Untuk kerja sama kemitraan dengan Pemda-pemda dibuat dalam MoU, sehingga ketika ada penyuluhan atau bantuan hukum atau sejenisnya pemda tidak lagi mendatangkan orang dari luar tetapi menggunakan anggota Peradi Sorong. Karena kompetensi dan kualitas kita tidak kalah hebat dengan yang di luar sana,”tegas dia.

Selain itu, lanjut Jombang, ketika  terpilih ia akan melakukan koordinasi dan konsolidasi secara internal untuk meningkatkan eksistensi peradi Sorong ke depan.

“Sebagai manajerial saya harus bisa mengakomodir masukkan-masukkan dari teman-teman anggota peradi untuk ke depan yang lebih baik,”ungkap Jombang yang juga Koordinator Bidang Hukum dan HAM pada pengurus Flobamora NTT Provinsi Papua Barat.

Benediktus Jombang,SH,MH saat mengerahkan berkas pencalonannya sebagai ketua Peradi Sorong

Menurut dia, baik atau tidaknya sebuah organisasi itu tergantung dari nahkodanya. Kalau ketua, paparnya, punya langkah bagus serta mampu meminits dengan baik pasti organisasinya berkembang degan baik pula. Terakhir Jombang menegaskan dirinya maju dengan optimistis karena sudah mengantongi dukungan dari 11 orang anggota peradi Sorong  baik yang senior maupun yang yunior.  Sementara itu ketua sterringcommite, Max Mahare,SH menyatakan proses penjaringan calon ketua dilakukan secara terbuka.

Hal ini dilakukan untuk memberikan peluang  bagi anggota peradi Sorong yang masih muda yang punya keberanian, dan mempunyai visi misi untuk merubah DPC Peradi Sorong jauh  lebih bagus ke depan. Asalkan, kata Max, calon harus memenuhi syarat pasal 30 anggaran dasar dan pasal 23  anggaran rumah tangga   peradi.

Antara lain bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, punya dedikasi terhadap peradi, sudah advokat atau beracara minimal lima tahun, pernah menjadi pengurus peradi selama satu periode,  tidak menjadi pejabat Negara, anggota DPR, atau pengurus partai politik,dan tidak pernah terkena saksi pidana pengadilan serta tidak pernah melanggar kode etik peradi.

“Nah itu dia, calon harus penuhi  syarat-syarat  ini. Kalau dia beracara dibawah  lima tahun ya tidak bisa. Sebaliknya kalaupun dia sudah beracara selama sepuluh tahun tetapi tidak memenuhi syarat yang lainnya itu pun tidak bisa,”tegas Max Mahare yang didampingi ketua panitia Muscab peradi, Romeo Habary, SH seusai menerima berkas pencalonan Benediktus Jombang.

Sesuai data yang dihimpun  media ini, hingga Sabtu (4/11) siang, dari delapan orang yang mengambil formulir pencalonan, tiga orang sudah mengembalikan formulir dan berkas pencalonan. Yakni Yasin Jamaluddin, SH, Bendri Napitupulu,SH dan Benediktus Jombang, SH, MH. (YOS/KP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini