Bappeda Tambrauw Menyurati Kementrian Perhubungan RI

0
231
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Kabupaten Tambrauw, Abdul Malik Kastella, SH

Sausapor, (Tambrauw), Kobarpapua.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) telah melayangkan surat kepada pihak Kementrian Perhubungan  RI di Jakarta terkait pelabuhan laut Mega di Distrik Moraid agar segera dioperasikan debgan baik. Pasalnya, pelabuhan tersebut sangat strategis bagi pelayanan jalur laut yang bisa mempermudah kinerja Pemda Tambrauw untuk melayani masyarakat ke pusat Kabupaten Tambrauw di Fef.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Kabupaten Tambrauw, Abdul Malik Kastella, SH kepada media di Sausapor kemarin.

Dikatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw sedang berupaya mengaktifkan kembali pelabuhan laut Mega di Distrik Moraid. Hal ini dilakukan Pemda karena pelabuhan Moraid sangat strategis bagi kelancaran dan mobilisasi Apatur Sipil Negara (ASN) ke Ibukota Kabupaten Tambrauw di Fef.

Secara logis pelabuhan tersebut berada tepat pada posisi strategis yang menghubungkan wilayah Kabupaten Sorong dan Kabupaten Tambrauw sekaligus mempermudah para investor yang ingin menanamkan modalnya di wilayah Tambrauw dan sekitarnya. Tentu bagi masyarakat sekitar akses jalur laut sangat penting jika mereka memanfaatkan pelabuhan laut sebagai sentra pertumbuhan ekonomi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Abdul Malik Kastella, SH menegaskan, pada tahun depan (2018) aktivitas Pemda Tambrauw sudah berlangsung di Fef. Maka, katanya jangkauan ke Fef perlu dipikir secara matang sehingga para pegawai tidak mengalami kesulitan mengadakan perjalanan darat menuju ke ibukota Kabupaten di Fef.

“Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BPKD) Tambrauw, sebagai perencana,  saya sudah melayangkan surat ke Kementerian Perhubungan dan mudah-mudahan dalam waktu dekat mereka datang untuk tinjau pelabuhan tersebut sehingga mempermudah kita ke Fef dari pada dari Sorong atau Sausapor makan waktu dan tenaga, ” ungkapnya.

Dikatakannya jika nantinya pelabuhan itu sudah difungsikan maka basis angkutan akan ditempatkan di pelabuhan Mega untuk mengangkut para pegawai yang mau menuju ke Fef Ibukota definitif Kabupaten Tambrauw. (Laurent R/KPC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini