Bahaya!, Hindari Mensudebu

0
187

Artikel : “Mensudebu adalah mencampurkan susu dengan buah, seperti yang terdapat dalam makanan dan minuman yang sering kita konsumsi, yaitu es buah, sop buah, jus buah, dll.”

Penulis : Tri Ayu Astuti ( Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang )

Kobarpapua.com – Makanan dan minuman ini biasanya selalu menggunakan susu sebagai penambah rasa nikmat dan gurih. Namun, kebanyakan masyarakat salah paham bahwa mengkonsumsi susu dengan buah akan memberikan banyak manfaat bagi tubuh, tetapi kenyataannya hal tersebut salah dan justru berbahaya bagi tubuh kita terutama pada penderita maag (dispepsia) atau intoleransi laktosa.

Seorang dokter Amerika bernama William Howard Hay menerapkan prinsip diet Food Combining dan prinsip tersebut banyak dipakai sebagai rujukan oleh praktisi dan ahli gizi, salah satunya Jan Dries yang banyak menulis buku tentang gizi dan aplikasinya untuk kesehatan. Salah satu judul bukunya adalah The Complete Book of Food Combining: A New Approach to the Hay Diet and Healthy Eating (1998).

Dalam bukunya, Dries menyebutkan aturan dasar yang harus diikuti untuk mengkombinasikan makanan dalam diet sehari-hari, seperti yang ditunjukkan pada diagram dibawah ini :

Keterangan : 

Tanda (√) : kombinasi baik
Tanda (–) : kombinasi buruk
Tanda (x) : kombinasi bermasalah

Sumber : http://mbaratna.com/2012/05/mengapa-buah-tidak-boleh-dikonsumsi-bersama-susu.html

Dari diagram di atas bisa dilihat bahwa makanan dibagi menjadi 5 kelompok dasar berdasarkan kandungan gizinya, yaitu protein, lemak, gula, pati, dan asam. Buah-buahan merupakan makanan yang banyak memiliki kandungan asam, sedangkan susu merupakan minuman yang kaya akan protein. Jadi, apabila buah dan susu ini dikombinasikan, maka asam yang terkandung dalam buah akan mengikat protein pada susu sehingga sulit dicerna oleh tubuh, bahkan bisa menyebabkan fermentasi lambung.

Selain buah-buahan, ternyata susu juga berbahaya jika dicampurkan dengan beberapa minuman atau makanan, seperti (1) Gula, apabila susu dicampurkan dengan gula dalam kondisi hangat, maka kandungan leusin/asam amino pada susu akan bereaksi menjadi leusin fructosyl/ radikal fluktosa yang bersifat racun dan dapat merusak tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya masukkan gula setelah susu agak dingin. (2) Coklat, apabila susu dicampurkan dengan coklat, maka kandungan kalsium pada susu akan bersifat non larut karena adanya kandungan asam oksalat pada coklat.

Hal ini sangat berbahaya, karena dapat mengganggu penyerapan kalsium di dalam tubuh. Selain itu, hal tersebut juga bisa menimbulkan gejala rambut kering, lambatnya pertumbuhan, serta gejala-gejala yang lain. (3) Teh, apabila teh dicampurkan dengan susu, maka kandungan protein casein pada susu dapat mengurangi kandungan zat-zat penting yang ada di dalam teh seperti catechin, yang memiliki kemampuan melawan penyakit jantung.

Selain itu, susu dapat menghambat efek perlindungan yang dimiliki oleh teh dalam menghambat terjadinya penyakit jantung. (4) Obat, apabila obat dicampurkan dengan susu, maka susu akan melapisi permukaan obat dengan membentuk sebuah selaput yang akan menyebabkan unsur-unsur yang terkandung dalam susu seperti kalsium, magnesium serta unsur-unsur lainnya akan bereaksi kimia dengan obat sehingga unsur-unsur tersebut menjadi materi yang tidak bisa larut dalam air.

Hal tersebut juga akan mempengaruhi kemampuan daya buang dan daya serap terhadap obat. Oleh karena itu, sebelum dan sesudah minum obat selama satu jam jangan minum susu terlebih dahulu. Selain itu, hal terpenting yang harus kita ketahui adalah jangan campurkan susu dengan obat golongan antasid, karena dapat menyebabkan alkalosis. Alkalosis adalah kondisi di mana cairan tubuh melebihi batas.

Jadi, mencampurkan susu dengan bahan makanan lain dapat membahayakan kesehatan dan pada kondisi tertentu apabila campuran susu tersebut tidak tepat, maka efektivitas zat lain akan hilang. (Tri Ayu Astuti /KP)

Tri Ayu Astuti (Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini