Awas Jamur Menginfeksi Kulit Anda

0
182

Kebersihan adalah sebagian dari iman! Itulah kalimat yang tepat untuk membuka pembahasan kali ini. Bagaimana tidak, banyak orang yang kurang peduli dengan kebersihannya. Alhasil, kuman, bakteri, dan tak terkecuali jamur mudah bersarang dalam tubuh mereka. Seperti itulah, gambaran bagi siapapun yang lalai akan kebersihannya.

Penulis : Farida Apriliya Sari (Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)

Kobarpapua.com – Berikut adalah jenis-jenis penyakit akibat jamur yang mudah menjangkit berbagai kalangan jika kurang menyadari akan kebersihannya.

  1. Tinea Crucis Nama lain dari infeksi ini adalah penyakit kurap di area selakangan. Infeksi jamur ini disebabkan oleh Trichopyton, Micosporum, dan E.floccosum. Penyakit ini mudah menjangkit orang yang memiliki keringat berlebih seperti orang obesitas, memakai celana dalam yang ketat atau alat bantu atletik yang tidak dicuci setelah digunakan, terlebih lagi jika tidak dapat menjaga kelembapan dan kebersihan dengan baik. Gejalanya adalah timbulnya ruam merah yang meluas berbentuk setengah bulan yang mengarah pada pangkal paha, timbul gari-garis lecet yang bersisik, gatal, panas seperti terbakar. Pada kondisi yang cukup parah, ruam dapat terjadi pada kedua sisi selakangan dan timbul luka karena lepuhan yang berisi cairan berbau busuk dan amis yang tidak sedap. Area yang terkena jenis kurap ini dapat mencapai anus dan bahkan kelamin anda.
  2. Tinea Pedis Tinea pedis ( kutu air ) adalah infeksi jamur pada telapak kaki dan sela-sela jari kaki yang disebabkan oleh genus jamur termasuk Trichopyton rubrum dan Trichopyton mentagrophytes. Infeksi jamur ini umumnya mengenai sela jari ke 3-4 dan ke 4-5, bila terinfeksi oleh kuman juga akan timbul rasa nyeri. Jamur ini mudah bersarang pada kaki-kaki yang lembab dan kotor.
  3. Tinea Unguium Tinea unguium adalah infeksi jamur pada kuku. Infeksi ini disebabkan oleh jamur Trichopyton rubrum yang sering ditemukan pada kuku tangan, T.mentagrophytes yang sering ditemukan pada kuku kaki, dan varian interdigitalnya adalah Epidermopyton floccosum. Penyakit ini sering menyerang berbagai kalangan yang selalu bersinggungan dengan air kotor dan lingkungan yang lembab. Bentuk klinisnya yaitu kuku dapat terkikis dan mudah rapuh, berwarna kekuningan atau kusam, tidak mengkilat, dan tidak ada rasa nyeri apabila kuku ditekan.
  4. Tinea Imbrikata Merupakan penyakit kulit oleh jamur yang memberikan gambaran khas berupa kulit bersisik yang melingkar dan terasa gatal. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Trichopyton concentricum yang sering menjangkit kulit pada daerah yang beriklim tropis. Gejalanya yaitu terdapat lingkaran yang bersisik dan kasar pada kulit, terasa gatal bahkan nyeri akibat lesi, dan lesi hamper memenuhi seluruh tubuh.
  5. Tinea Barbae Merupakan infeksi jamur dermatofita jenis Trichopyton dan Micosporum yang menyerang daerah janggut yang penuh dengan folikel rambut. Gejala dari infeksi ini yaitu Folikulitis ( radang pada folikel rambut ), infeksi pada rambut janggut, muncul benjolan berisi cairan, muncul lesi yang bersisik, gatal dan pedih, serta bintik-bintik kemerahan yang terkadang disertai dengan nanah. ( Farida Apriliya Sari/KP )

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini