Apel Pasukan Dalam Rangka Kunker Presiden di Papua Barat

0
118

Kobarpapua.com, Sorong – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppye Onesimus Wayangkau, memimpin apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia yang dihadiri oleh Brigjen Pol Rudolf Albert Rodja, Danrem 171/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono,M.A, Danlantamal XIV/Srg Brigjen TNI Amir Faisol,S.sos, para Kasi Korem 171/PVT serta para Komandan Satuan dan Kabalak Aju jajaran Korem 171/PVT, para Dansat Lantamal XIV/Srg, para Kepala jajaran Kepolisian Sorong, bertempat di lapangan Apel Makorem 171/PVT Jln Pramuka No 1 Sorong-Papua Barat.

Dalam apel gelar pasukan pelaksanaan kunker RI I di ikut personel dari  Korem 171/PVT, Kodim 1704/Srg, Yonif 752 Raider, Denzipur 13/PPA, Lantamal XIV/Srg, Angkatan Udara, Yon Brimob, Polri, Denkes, POM AD-AL, Patwal.

Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan  Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia di wilayah Papua Barat tahun 2017 dilaksanakan untuk mengetahui  kesiapan  dari seluruh aparat terkait dalam pelaksanaan pengamanan Presiden RI yang merupakan tanggung jawab bersama, dengan demikian, melalui Apel Gelar Pasukan, diharapkan akan semakin memantapkan kesiapsiagaan masing-masing Subsatgaspam, baik personel dan materiil pengamanan serta sarana pendukung lainya. Sehingga mampu menangkal berbagai kerawanan  dan kontijensi   yang diprediksikan dapat timbul mulai dari H-1 sampai H+1 dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI ke wilayah Papua Barat.

Perlu diketahui dan diantisipasi bersama bahwa potensi-potensi kerawanan yang mungkin muncul dengan  kunjungan kerja Presiden RI yang diprediksi  oleh aparat terkait, tinggal bagaimana kita mengelola dengan baik potensi-potensi kerawanan tersebut untuk tidak menjadi gangguan nyata, dengan kerawanan-kerawanan tersebut yang mungkin akan muncul menjadi gangguan nyata, para  aparat terkait harus peka dan tanggap terhadap gejala-gejala yang muncul serta segera dapat mengambil langkah-langkah yang cepat, tepat dan profesional dalam penangannnya, jangan menganggap remeh masalah, sekecil apapun informasi sangatlah bermanfaat untuk kita kaji, pelajari dan klarifikasi sehingga dapat kita antisipasi secara dini.

Bilamana terjadi gangguan keamanan saat pelaksanaan kunjungan kerja Presiden RI, maka lakukan tindakan tegas terukur, hindarkan arogansi dan pelangaran Ham, lakukan tindakan-tindakan secara profesional dan proporsional, lakukan komunikasi dan koordinasi dengan semua   pihak   yang  terkait   yang  ada  di  TKP, jangan terpancing dan bertindaklah yang cerdas terhadap pelaku yang terlibat, maka segera serahkan kepada yang berwenang untuk ditindaklanjuti. Untuk itu, menekankan kepada semua pihak sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas, yakni tugas pengamanan ini merupakan suatu kehormatan bagi kita, laksanakan dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab, tingkatkan koordinasi dan kerjasama guna mendukung pelaksanaan tugas, setiap petugas pengamanan harus tau siapa dan berbuat apa sesuai tugas dan tanggung jawabnya, check dan recheck kesiapan perlengkapan yang  akan digunakan, tingkatkan faktor keamanan personel, materiil dan kegiatan selama melaksanakan pengamanan. (Marni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Isikan komentar Anda disini
Isikan nama Anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.